Tutorial Membuat Hostspot Web Login
Berikut Ini Cara dan Bahan yang di perlukan :
a. Alat
dan Bahan :
1)
Laptop
/ Komputer
2)
1
Mikrotik RB941-2nd
3)
2
Kabel Lan (Straight)
4)
1
Kabel adaptor Mikrotik
5)
Koneksi
Internet
b. Sistem
Kerja :
Gambar 3.1 Topologi Hostpot Web
Login
c. Langkah
– langkah
1)
Langkah
pertama, colokan kabel LAN ke port ethernet mikrotik (port ether 1 ke Internet
dan 2 ke laptop), laptop, dan modem internet beserta kabel power
Gambar 3.2 Port
Mikrotik RB941-2nd
2)
Selanjutnya
buka WINBOX dan klik pada MAC Address dari
mikrotik pada bagian Neightbour. Selanjutnya masukan user default dari mikrotik
untuk login
3)
Sebelum
melakukan setting mikrotik, sebaiknya melakukan reset terlebih dahulu. Untuk
mereset mikrotik, dapat melakukan cara sebagai berikut :
a. Klik new terminal → ketik “ sys reset “ lalu enter dan tekan Y pada keybroad untuk Yes
b.
Lalu
system akan mereset secara otomatis, tunggu sampai reboot dan login kembali
c.
Klik
Remove Configuration untuk menghapus konfigurasi dari system dan tunggu untuk
reboot lagi dan login kembal


Gambar 3.4 Reset Mikrotik Melalui Winbox
4)
Setelah
melakukan reset, setting mikrotik dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1.
Masuk
ke menu IP → DHCP Client → setelah itu klik add (+) pilih interface : ether 1 (
karena saya gunakan port ether 1 untuk terhubung ke modem ISP ) → dan klik OK
tunggu sampai status “bound” ( berarti mikrotik sudah mendapat IP DHCP dari
modem ISP ) sampai disini mikrotik sudah mendapatkan akses internet
Gambar 3.6
Setting DHCP client
2.
Selanjutnya,
masuk ke menu IP → firewall → bagian NAT klik add (+) → bagian General kolom
chain arahkan ke “srcnat” dan juga pada kolom Out interface arahkan ke “ether1”
( port ether yang mengarah ke internet ) → bagian Action pada kolom Action
arahkan ke “masquerade” klik OK (settingan ini untuk mengubah IP PRIVATE ke IP
PUBLIC untuk client nanti, agar terhubung ke internet )
Gambar 3.7 Setting firewall Mikrotik
Gambar 3.8 Setting firewall Mikrotik
Gambar 3.9 Ping ke
www.google.com
3.
Selanjut
ke settingan interface Wifi, klik menu Wireless → klik Wlan 1 dan klik Enable
(√) → klik 2 kali pada Wlan 1 → pada bagian Wireless kolom Mode arahkan ke Ap
Brigde, kolom band arahkan ke 2GHz-B/G/N, kolom Frequency arahkan ke auto,
kolom SSID saya isikan “TEST” → klik OK ( pada settingan ini memberi nama Wifi
dan Mengatur Frekuensi ke auto agar menyesuaikan ke perangkat Client )
Gambar 3.11 Setting
interface WiFi Mikrotik
4.
Selanjutnya,
masuk ke menu IP → Hotspot → pada bagian server klik Hotspot Setup → pada kolom
Hotspot interface arahkan ke Wlan 1 dan klik Next → pada kolom Local Address of
Network isikan IP Hotspot Wifi, saya isikan ip “10.10.175/24” ( /24 adalah
symbol Gateway ) dan klik Next → pada Kolom Address Pool of Network isikan
Range IP yang dapat di bagikan ke Client yang terkoneksi ke Hotspot Tersebut,
saya isikan Range dari “ 10.10.175.10 – 10.10.175.254” dan klik Next → klik
Next pada Select Certificate → klik Next pada IP Address of SMPT server → Untuk
DNS server saya isiskan DNS google yaitu “8.8.8.8” → DNS Name kita isikan web
login hotspot, saya isikan “hotspot.test.co.id” dan klik Next → pada create
local Hotspot user saya biarkan default dan klik Next → Complite
Gambar 3.12 Setting hotspot Mikrotik
5.
Sampai
disini semua sudah selesai, Login menggunakan setting default, untuk
menambahkan user, pada menu IP → Hotspot → klik pada bagian User dan klik Add
(+) → pada kolom server arahkan ke Hotspot1, kolom Name saya isikan Gung24,
kolom password saya isikan Smktisekolahku dan klik OK ( sekarang bisa login
meggunakan username dan password yang telah dibuat ini )
Gambar 3.14 tampilan Login
Jika Anda Belum Mengerti Settingan Di atas Kami Menyediakan Video Setup Hotspot Mikrotik
Berikut Linknya :
Part 1 - Basic Configuration https://youtu.be/7lnAzVworxM Part 2 - Installations https://youtu.be/t2Tlga8Nx54 Part 3 - https://youtu.be/enF4-ovfz0c Part 4 - https://youtu.be/FZi7iqsaJ40 Part 5 - User Manager https://youtu.be/L7vIbtFRKR8













Komentar
Posting Komentar